
Halo Bunda! Waktu belanja di abang sayur keliling tadi pagi, pandangan saya langsung tertuju pada sebungkus sayur capcay segar. Rasanya pas banget cuaca lagi adem-ademnya, paling nikmat kalau menyantap menu tumisan hangat yang kaya serat dan warna. Bingung mau diolah jadi apa lagi selain bosan digoreng? Tenang, kali ini kita bikin tumisan capcay rumahan yang rasanya dijamin nendang di lidah.
Kunci kelezatan capcay ala rumahan ini sebenarnya ada pada racikan bumbu iris sederhana yang dipadu dengan saus tiram dan penyedap rasa favorit. Meskipun bahannya merakyat, rasanya nggak kalah enak sama masakan restoran chinese food, lho! Cocok banget buat Bunda yang mau menyajikan menu makan siang praktis tapi tetap gizinya komplit buat keluarga tercinta di rumah.
Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan
Nah, untuk membuat capcay yang lezat dan menggugah selera ini, Bunda nggak butuh bahan yang ribet kok. Cukup siapkan beberapa bahan ekonomis dan bumbu dapur yang biasa Bunda simpan di rak dapur rumah.
- 2 Bungkus sayur capcay
- 1 bungkus pentol (5rb)
- 2 sosis kecil
- 1 sachet Saori
- 1 sachet Masako
- Secukupnya gula,garam dan micin
- 3 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 4 buah cabe
Cara Membuat
Proses memasaknya super gampang dan cepat banget, Bun. Kuncinya ada di teknik memasak wortel lebih dulu supaya empuk sempurna, serta tidak perlu menambahkan air karena sayurannya nanti akan mengeluarkan air alami yang manis dan segar.
- Siapkan sayur capcay,pentol dan sosis lalu potong2 semua bahan,pisah wortel karena wortel agak lama matangnya cuci bersih dan sisihkan


- Siapkan bumbu iris,tumis bamer dan baput kalau sudah layu masukkan irisan cabe


- Setelah cabe layu,masukkan wortel oseng2 sebentar lalu tutup


- Kalau wortel sudah empuk, masukkan semua sayur, oseng2 sebentar tambahan seasoning, Saori dan Masako setelah itu oseng2 sampai bumbu merata lalu tutup (jangan di kasih air karena sayuran akan mengeluarkan air sendiri)


- Buka tutup sesekali di oseng2,kalau di rasa sayuran sudah matang matikan api (kalo aku suka sayurnya yang masih kriuk2ðŸ¤) pindahkan ke mangkok dan sayur capcay menu hari ini siap di hidangkan 😊
Tips Anti Gagal Masak Sayur Capcay
- Pisahkan Sayuran Keras: Selalu masukkan wortel terlebih dahulu karena teksturnya lebih keras dibanding sayuran hijau lainnya.
- Jangan Tambah Air: Biarkan sayuran matang dengan air alaminya sendiri agar rasa manis sayur tetap terjaga dan kuahnya tidak hambar.
- Jaga Tekstur Kriuk: Jangan terlalu lama memasak sayur hijau agar sensasi krenyes-krenyes atau kriuk saat dikunyah tetap ada.
- Tumis Bumbu Sampai Matang: Pastikan bawang merah, bawang putih, dan cabai ditumis sampai benar-benar harum dan layu agar bumbu tidak langu.
Variasi Penyajian Capcay Rumahan
Kalau Bunda mau berkreasi, isian capcay ini sangat fleksibel, lho. Bunda bisa menambahkan potongan ayam fillet, udang kupas, atau telur puyuh untuk menambah sumber protein hewani. Bagi keluarga yang suka pedas, irisan cabai rawit merah bisa ditambah takarannya sesuai selera. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih pulen dan kerupuk udang, dijamin makan siang Bunda jadi makin lahap!
Pertanyaan Seputar Resep Capcay
Kenapa saat masak capcay airnya terlalu banyak?
Biasanya hal ini terjadi karena menambahkan air dari luar padahal sayuran seperti kubis dan sawi sudah banyak mengandung air. Ikuti resep tanpa air agar kuahnya pas.
Bagaimana cara menjaga sayur capcay tetap hijau segar?
Masak menggunakan api besar dalam waktu singkat dan jangan menutup wajan terlalu rapat atau terlalu lama setelah sayuran hijau dimasukkan.
Apakah pentol dan sosis bisa diganti bahan lain?
Tentu saja, Bunda bisa menggantinya dengan bakso ikan, tahu, atau ati ampela sesuai stok yang ada di kulkas.
Nah, itu dia rahasia dan resep mudah membuat sayur capcay rumahan yang sedap dan menggugah selera. Yuk, langsung intip kulkas dan sontek resepnya untuk menu makan hari ini. Selamat memasak, Bunda!
Sumber resep: SUMBER RESEP
Posting Komentar